Monday, 06 September 2010
   
Text Size

PIN WAJA Gelar Silaturahmi Kebangsaan ; Gubsu: Semua Etnis Miliki Tanggungjawab Bangun Sumut

Medan. Semua etnis memiliki tanggung-jawab dalam membangun Sumatera Utara (Sumut). Keberagaman etnis merupakan kekuatan untuk mewujudkan visi-misi Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemrovsu), yakni bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, masyarakat tidak lapar, tidak sakit, tidak bodoh, dan punya masa depan.

"Tugas Pemrovsu ini adalah kewajiban bersama untuk mewujudkannya, termasuk etnis Jawa yang ada di daerah ini," kata Gubsu H Syamsul Arifin pada acara Silaturrahmi Kebangsaan yang digelar Perhimpunan Profesional dan Inte-lektual Warga Jawa (PIN WAJA), Sabtu (14/11) di Aula Griya Dom Medan.

Menurut Gubsu, program babonisasi yang digalakkan PIN WAJA merupakan langkah untuk meningkatkan perekonomian rakyat dan menanamkan sikap mandiri. Sehingga masyarakat itu tidak miskin karena memiliki usaha.

"Karenanya pembangunan ekonomi kerakyatan saya percayakan orang Jawa untuk mengelolanya, diantaranya Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dijabat oleh etnis Jawa," ujar Gubsu.

Gubsu juga mengajak etnis Jawa yang tergabung diberbagai paguyuban untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Karena di Sumut diketahui banyak paguyuban Jawa sebagai wadah organisasi.

"Silaturahmi kebangsaan merupakan momentum untuk mempererat persatuan sesama paguyuban Jawa. Karena kita akan tetap kerdil jika tidak bersatu," kata Syamsul Arifin.

Acara itu dihadiri sejumlah paguyuban Jawa yang ada di Sumut diantaranya, Pujakesuma, FKWJ, Jawa Deli, Puja Sekar, Mbanyumas dan lainnya.

Syarat Mutlak

Sementara, Pembina Kehormatan PIN WAJA, H Sutiyono SH MH mengatakan, persatuan dan kesatuan dalam bingkai keberagaman meru-pakan syarat mutlak bagi kemajuan bangsa.

Dikatakannya, keberagaman yang sudah terbina selama ini harus dikukuhkan dan eratkan agar dapat mewujudkan visi dan misi Pemrovsu dalam menciptakan rakyat tidak lapar, tidak sakit, tidak bodoh dan memiliki masa depan benar-benar terwujud.

Ketua Umum PIN WAJA, Ir Setyo Purwadi MM, mengatakan, tema acara silaturahmi kebangsaan yakni spirit hari pahlawan dalam upaya mewujudkan Sumut yang maju dalam bingkai keberagaman, juga sebagai ajang silaturahmi yang multi etnis.

Pada acara itu Setyo Purwadi menyampaikan beberapa program organisasi yang dipimpinnya, di antaranya program babonisasi (induk ayam) bagi keluarga prasejahtera yang memiliki anak usia sekolah dasar. Program ini memiliki tujuan utama diantaranya, memberikan semangat kewirausahaan sejak usia dini.

Program lain yang akan dijalankan di antaranya gerakan menanam pohon, peduli pendidikan. "Program-program ini diharapkan sebagai sumbangsih dalam mewujdukan visi-misi Gubsu dalam membangun rakyat Sumatera Utara," kata Purwadi.

Dalam pada itu Ketua Paguyuban Mbanyumas Gell, Subeno MB SH putra asli Purwakerto kepada Analisa menjelaskan silsilah organisasi yang dipimpinnya. Disebutkan Mbanyumas Gell dipimpin seorang residen, dan residen membawahi beberapa kabupaten yang ada di Kabupaten Banyumas, antara lain Kabupaten Purbalinggo, Banjar Negara, Cilacap dan Purwakerto.

Keberadaannya di Sumut, katanya adalah ikut berpartisipasi dalam melestarikan budaya-budaya Jawa, termasuk makanan khas yang disuguhkan untuk masyarakat Sumatera Utara sehingga sebagai salah satu kekayaan budaya yang dimiliki daerah ini.

Acara itu juga dimeriahkan de-ngan pagelaran seni tari dari 13 etnis yang ada di Sumut diantaranya Jawa, Karo, Minang, Mandailing, Toba, Sunda, Nias, Simalungun, Melayu, India, dan Tionghoa (pagelaran barongsai). Selain itu acara juga dimeriahkan artis ibukota, Nia Daniati. (sug)

Analisa, 16 Nopember2009

Cuaca :

84°
29°
°F | °C
Partly Cloudy
Humidity: 74%
Wind: E at 6 mph
Mon

75 | 89
23 | 31
Tue

75 | 93
23 | 33
Wed

75 | 89
23 | 31

Online-Online...

Ada 1 guest yang online